Ribuan Guru Di Bima Status Honor dan Sukarela

5
200
Kadis Dikpora BIMA

Bima, Harianjateng.com – Kepala Dikpora Kabupaten Bima, Tajuddin SH menyebut, jumlah guru saat ini tercatat 13 ribu lebih. Sebanyak 4.000 berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kurang lebih 9.000 ribu tenaga honorer.

“Hampir ribuan masih berstatus honorer. Baik honorer daerah (Honda) maupun tenaga sukarela,” kata Tajuddin, Jum’at (25/11).

Kata dia, pegawai Honda perbulannya digaji sebesar Rp300 ribu perbulan. Sebagai pengganti uang transportasi dan makan.

Sementara tenaga sukarela, tidak ditentukan besarannya. Karena hal itu diatur sendiri oleh sekolah, tempatnya mengabdi.

“Yang jelas tenaga sukarela tetap ada, namun jumlah dan nilainya tergantung pihak sekolah,” katanya.

Tajuddin mengaku, besaran gaji tersebut terbilang tidak cukup. Besar atau kecilnya yang diterima, tergantung kebijakan Kepala Daerah. Yang dalam hal ini Bupati maupun Wakil Bupati. Disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

“Realistis saja, gaji sebesar itu hanya cukup untuk kebutuhan satu minggu. Tapi kita juga harus mengimbangi keuangan daerah,” ujarnya.

Bupati Bima
Bupati Bima

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri berjanji akan memperhatikan dan mengupayakan untuk mensejahterahkan guru. Terutama guru honorer dan sukarela yang mengabdi diberbagai sekolah.

“Kita konsen dan tetap memperhatikan kesejahteraan mereka,” ujar Bupati, Jum’at (25/11), Menurut Bupati, salahsatu yang akan dilakukan oleh pemerintah dengan sistem kontrak. Guru-guru yang dikontrak itu akan digaji dengan layak dan ditempatkan diwilayah terpencil atau pelosok.
“Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk memperhatikan nasib guru,” pungkasnya.

(Red-HJ 99 / Uki)

Tinggalkan Komentar

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here