Kawasan Industri Kendal Bangun Politeknik Furniture

Kawasan Industri Kendal Bangun Politeknik Furniture

64
0
BERBAGI

Kendal, Harianjateng.com- Pemancangan tiang pancang pertama pembangunan politeknik furniture di kawasan industri Kendal oleh Kementrian Perindustrian, Selasa (10/10/2017) di areal Kawasan Industri Kendal Jawa Tengah.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjut dengan pembacaan doa.

Acara itu dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Bapak Haris Munandar, Gubernur Provinsi Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bapak Muhammad Arif Sambodo, Bupati Kendal Ibu Mirna Anissa, Direktur Kawasan Industri Kendal Bpk Hyanto Wihadi, Ketua Himpunan Industri Mebel, Kerajinan Bapak Soenoto dan Kepala Pusdiklat Industri Bpk Moedjiyono dan turut hadir Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Industri Bapak Bernardus Arwin serta perwakilan dari 37 perusahaan.

Dalam sambutanya Haris Munandar mennyampaikan bahwa pembangunan Industri Nasional difokuskan pada 3 hal, yaitu peningkatan nilai tambah sumber daya alam melalui Hilirisasi industri berbasis Agro, mineral, migas dan batubara, dan penyebaran pembangunan industri di seluruh wilayah indonesia melalui pembangunan Wilayah Pusat pertumbuhan Industri (WPPI), Kawasan Peruntukan Industri (KPI), Kawasan Industri & Sentra IKM, serta peningkatan kapabilitas industri melalui peningkatan kompetensi SDM dan penguasaan teknologi.

“Pelaksanaan kebijakan tersebut dilakukan salah satunya melalui pegembangan Kawasan Industri yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri berdasarkan kompetensi inti daerah, di dalam suatu lokasi yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang pengembangan kawasan industri juga dimaksudkan untuk mendekatkan pengembangan industri ke sumber bahan baku dan membuka lapangan kerja serta memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Pengembangan Kawasan Industri ke depan dikembangkan sebagai kawasan industri modern yang terintegrasi, dengan seluruh dukungan sarana prasarana seperti pelabuhan, perumahan, dan infrastruktur pendukung lainnya termasuk Lembaga Pendidikan dan R&D,” ujar Sekjen Kementrian Perindustrian.

Sekjen Kementrian Industri menambahkan, “Kawasan Industri Kendal merupakan salah satu kawasan industri yang diprioritaskan pengembangannya sebagaimana yang telah disepakati oleh Presiden RI dan PM Singapura dalam Leader’s Retreat pada peresmian Kawasan Industri Kendal Tahun 2016. Sebagai tindak lanjut kesepakatan tersebut, dalam peringatan 50 tahun Hubungan Diplomatik RI-Singapura pada tanggal 7 September 2017 lalu di Singapura, kedua pimpinan Negara kembali menyepakati beberapa hal, diantaranya yang terkait dengan KI Kendal adalah menyepakati kerjasama pengembangan kawasan serupa dengan Kawasan Industri Kendal (KIK) di daerah lain di Indonesia, antara lain di Kalimantan Utara (Tanah Kuning), Sumatera Utara (Kuala Tanjung) dan Sulawesi Utara (Bitung). Disamping itu juga disepakati kerjasama penyediaan tenaga kerja terampil untuk kawasan industri melalui kerjasama pendidikan dan pelatihan vokasi, salah satunya dengan mendorong kerjasama pembangunan Politeknik di Kendal. Terkait kerjasama ini telah ditandatangani MoU dan Technical Arrangement antara Kementerian Perindustrian RI dan Kementerian Pendidikan Tinggi di Singapura.”

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dalam sambutanya juga menyampaikan, “Syukur alhamdulillah kita dapat hadir dalam pemancangan tiang pancang pembangunan Furniture Politeknik, saya sampaikan selamat dan terima kasih atas dimulainya pembangunan gedung politeknik. Terima kasih juga saya ucapkan kepada Kementrian Perindustrian. Kawasan Industri Kendal adalah kawasan yang berlokasi strategis dijalur jalan pantura dekat dengan Bandara Ahmad Yani disertai fasilitas yang sangat komplit, ini semua menjadikan banyak orang ingin mengembangkan usahanya. Dan sebentar lagi akan difasilitasi dengan pembangunan universitas ini artinya bahwa kawasan industri ini akan terus bergerak dalam peningkatan kualitas SDM yang semakin baik, sekaligus menjawab kegelisahan investor tetang ketenagakerjaan, jadi tenaga kerja di Jawa Tengah akan komplit dengan skill-skill sesuai dengan harapan investor. Dan sangatlah tepat jika investor ini telah mendirikan perusahaan furniture di Kawasan Industri Kendal karena nanti akan banyak tenaga kerja trampil sesuai yang diharapkan.”

Selain itu Bupati Kendal juga menyampaikan harapanya terkait pembangunan Universitas Politeknik. “Besar harapan saya, salah satunya akan ada pendirian Universitas Politeknik yang akan dibangun di Kabupaten Kendal, dan ini juga harapan masyarakat, seperti tadi yang disampaikan akan ada bantuan pedidikan selama lima tahun gratis, harapan kami pendidikan ini mampu diampuh oleh masyarakat atau anak-anak lokal Kendal. Dan besar juga harapan saya bahwa furniture ini menjadi tolak ukur baru di Jawa Tengah mengingat adanya sejarah tentang perahu terbesar di dunia bermula terbuat dari kayu,” harapnya.

Peresmian tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Kementrian Perindustrian dengan perusahaan furniture tersebut dan dibuka secara simbolik dengan memencet tombol sirene secara bersama-sama.

Red-HJ99/Heri Susanto.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY