Sekda Pemalang Klarifikasi, Terkait Tampilnya Slank Di Pemalang

Sekda Pemalang Klarifikasi, Terkait Tampilnya Slank Di Pemalang

46
0
BERBAGI
saat konfrensi pers

Pemalang, Harianjateng.com – Satu Minggu menjelang digelarnya ‎hajat Festifal Destika 2017, yang akan dipusatkan di Wisata Turangga Seta, Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dengan mengambil tema Di Hamparan Bumi Pemalang Pusere Jawa Desa Bersuara Untuk Indonesia, yang akan digelar berbarengan dengan acara tahunan Kecamatan Pulosari yaitu Festival Wong Gunung( FWG tahun 2017), kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon aren.

Acara tersebut sempat menjadikan kegaduhan di dunia medsos, pasalnya diskominfo Kabupaten Pemalang lewat akun resminya mentweet acara tersebut dengan menampilkan foto musisi slank, selang beberapa lama lewat akun resminya Slank mengeluarkan pernyataan #info slank Poster kegiatan ini TIDAK BENAR alias HOAX Slank tidak ada jadwal ke Pemalang ataupun ke acara ini.
Info#jadwalSlank yang RESMI, bisa dilihat di Slank.com.

Bagi yang melakukan hal seperti ini, bakal kita laporin ke pihak yang berwajib, sebarkan ya (red: dalam tweet tersebut dipasang 2(dua) lembar foto selebaran festifal Destika 2017 yang ditumpangi dengan tulisan HOAX).

Menanggapi kehebohan tersebut sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang Drs. Budhi Raharjo, M.M., dengan didampingi Ir. Sudaryono, CES Kepala Bapeda Pemalang dan Laela Fadhilah S, STP Kabid Pengelolaan Informasi Dan Komonikasi Publik Dinas Kominfo Pemalang pada Senin (13/10/2017) menggelar konfrensi pers di kantornya untuk meluruskan kesimpang siuran tersebut yang terjadi di medsos.

Dihadapan wartawan, yang jumlahnya puluhan Sekda Budhi Raharjo, mengatakan, “Festival Desa Teknologi Dan Informasi ( Festival Destika Pemalang, Jawa Tengah tahun 2017) dengan tema Hamparan Pemalang Pusere Jawa Desa Bersuara untuk Indonesia adalah festival yang digelar keenam kalinya yang diselengggarakan di Indonesia oleh kementrian kominfo‎ yang akan digelar bersamaan dengan Festival Wong Gunung (FWG) tahun 2017 di Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada tanggal 21 – 23 November 2017 mendatang, dan akan ditutup dengan acara penanaman pohon aren,” ujar sekda.

Lanjut Sekda Pemalang, Festival Destika Pemalang 2017 menitik beratkan pada desa Informatika dan dibiayai dengan menggunakan anggaran dari APBD Pemalang tahun 2017, dalam festifal tersebut panitia akan mengundang tiga menteri yaitu Menteri Kominfo, Mentri Desa Tertinggal dan Transmigrasi dan Mentri Pariwisata.

Pembukaan festival tersebut akan dilaksanakan di Obyek Wisata Turangga Seta, Dusun Karangpoh, Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari pada tanggal 21 November 2017 yang akan datang, kemudian akan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya seperti Work Shop yang akan diikuti para petani online, Nelayan online, UMKM online, hal tersebut terkait dengan program pemerintah, yaitu diluncurkan program satu juta domain dimana dalam satu Kabupaten mendapatkan 2000 domain, akan tetapi Kabupaten Pemalang mendapatkan quota 2500 domain dengan catatan diberikan kepada para petani, nelayan, UMKM, Sekolah (SD, SMP, SMA) dan Pondok Pesantren Unggulan.

Sedangkan untuk kegiatan workshop akan ditempatkan di tiga desa yaitu desa yang mempunyai view Desa Wisata diantaranya Desa Gambuhan, Desa Karangsari Cikendung dengan tujuan agar peserta mengetahui bahwa desa wisata menyebar secara menyeluruh, dan mengingat festival Destika 2017 digelar berbarengan dengan acara Festifal Wong Gunung‎(FWG) sehingga setelah acara work Shop para peserta akan ikut menyaksikan FWG yang akan disajikan oleh 12 (dua belas) Desa di Kecamatan Pulosari dan desa lain disekitarnya.

Ditambahkan oleh Sekda Festival Destika 2017 juga menyajikan acara tambahan, yaitu pameran produk UMKM dari Bumdes sebagai acara penunjang,‎ hal tersebut dilakukan agar para Menteri mengetahui produk UMKM Pemalang kemudian mencari marketing melalui vendornya untuk bisa memasarkan ke BUMN dengan menggunakan marketing online. Sedang mengenai peserta, ada tujuh kabupaten yang sudah mendaftar untuk mengikuti Festival Destika 2017, semua peserta akan dijemput ketika memasuki Pemalang akan diantar ke Pendopo Kabupaten Pemalang selanjutnya akan diantar ke lokasi home stay yang sudah disiapkan oleh Camat Pulosari, semua akan disediakan transportasi dengan melibatkan transportasi yang di Kabupaten Pemalang.

Ketika ditanyakan mengenai beredarnya berita Hoax yang dikeluarkan secara resmi oleh akun tweeter slank dan diposting posting di medsos, terkait dengan kegiatan Festival Destika 2017, dengan diplomatis BR menjawab, “terkait dengan adanya pemasangan gambar slank di selebaran itu adalah strategi komonikasi, karena pada tanggal 2 November 2017 dalam acara tersebut akan ada acara tambahan, yaitu menanam bibit aren, di mana Kabupaten Pemalang diberi bibit aren oleh Habib Lutfi sebanyak 2500 batang pohon bibit aren, agar ditanam di mata air yang ada diwilayah Kecamatan Pulosari dan sekitarnya.”

“Mata air tersebut baik yang dikelola oleh PDAM ataupun bukan, penanaman bibit aren akan dilakukan oleh Habib Lutfi beserta Forkopimda Kabupaten Pemalang, kemudian untuk menarik masa, pantia berencana akan menghadirkan Slank Not Performa Musik, Slank hanya ikut menanam bibit aren hal tersebut dilakukan untuk menyedot kehadiran para penggemarnya akan tetapi ini belum tentatif artinya bisa iya dan bisa tidak, karena tanpa Slankpun tidak apa-apa, kalo sekarang beredar dimedsos gambar Slank untuk performa musik adalah hoax, yang benar panitia akan mendatangkan Slank hanya untuk ikut nandur aren dan kehadiran juga tidak untuk bermain musik,” tambah Komandan BR.

Diakhir pres konfrensnya BR juga mengatakan pihaknya sudah menghubungi group Slank akan tetapi keinginan mereka tidak hanya nandur bibit aren saja, tetapi sekalian main musik, namun demikian karena sesuatu hal panitia belum bisa mengambil keputusan sesuai dengan keingan Slank.

Red-HJ99/Joko Longkeyang.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY