50 Peserta SBK Agkatan ke-2 Mengunjungi Kota Batik

50 Peserta SBK Agkatan ke-2 Mengunjungi Kota Batik

57
0
BERBAGI

Pekalongan, Harianjateng.com- Sebayak 50 orang peserta yang mengikuti pelatihan kewirausahaan Sekolah Bisnis Kendal melakukan kunjungan ke Kota Batik Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (30/11/2017).

Kedatangan mereka ke kota batik tersebut untuk mengunjungi kewirausahaan batik tepatnya ada di Padepokan Batik Pesisir Desa Kemplong, Kecamatan Wiradesa.

Disampaikan oleh Sutrisno Kepala Bidang Pemuda dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal, bahwa kegiatan kunjungan di Kota Pekalongan ini untuk melihat ekonomi kewirausahaan yang sudah dikenal dimanca negara. Selain itu juga akan ada pelatihan internet marketing, desain grafis dan manajemen. “Kami mengajak para peserta berkunjung di kota batik ini agar mereka bisa langsung melihat perekonomian kreatif batik baik saat pengolahan hingga pemasarannya,” ujarnya.

Sutrisno menambahkan, “setelah para peserta ini mengetahui proses-proses bagaimana membuat batik, diharapkan nantinya bisa dikembangkan di Kabupaten Kendal untuk membantu memajukan batik Kendal.”

Ken Riski Fatimah salah satu peserta yang mengikuti pelatihan dan melihat langsung proses-proses bagaimana cara membuat batik tersebut mengaku, menurutnya membuat batik tidak semudah yang dibayangkannya.

“Ternyata membuat batik itu tidak mudah, saya tadi belajar membatik dan prosesnya panjang, namun malah menjadikan saya semakin semangat untuk memperdalam belajar membatik,” kata Ken Riski Fatimah.

Sedangkan menurut Kepala Bagian Produksi, Arif Kusdianto mengatakan, “belajar batik memang butuh proses, minimal satu bulan, karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui yaitu pembuatan desain, penjiplakan, pembatikan, pemopokan, qualiti kontrol, pewarnaan, pelorotan dan penjemuran.”

Arif Kusdianto juga memberikan saran, menurutnya, bahwa usaha apapun termasuk batik ini yang terpenting adalah pemasaran, lebih memperhatikan kualitas prodak dan mengikuti mode tren baru atau berinovasi dengan menciptakan tren sesuai perkembangan model baru.

Red-HJ99/Heri

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY