Festival Al-Muttaqin Kaliwungu Ditutup Dengan Pengajian Akbar

Festival Al-Muttaqin Kaliwungu Ditutup Dengan Pengajian Akbar

82
0
BERBAGI

Kaliwungu, Harianjateng.com- Pengajian Akbar yang diselenggarakan di depan Kawedanan Alun-alun Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal Jawa Tengah, menjadi penutup acara Festival Al Muttaqin Kaliwungu (FAK) dalam rangka memperingati Maulid Nabi, Minggu (3/12/2017).

Dalam acara itu hadir seluruh panitia penyelenggara kegiatan, Forkopimcam Kaliwungu, para kiai Kaliwungu, tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala desa se-Kecamatan Kaliwungu atau yang mewakili, para lembaga organisasi masyarakat seperti Pencak silat Harimau Putih, Banser, Pemuda Pancasila, KNPI, dan masih banyak organisasi kepemudaan lainnya.

Muhammad Erwin Saputro selaku Ketua Panitia satu menjelaskan bahwa kegiatan itu sebagai penutup atau puncak dari seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan sejak tanggal 19 November 2017 yang lalu.

“Pengajian ini adalah puncak sekaligus penutup dari Festival yang kami mulai dari bulan November lalu, seperti menggelar pawai ta’aruf, lomba wehwehan, lomba menggambar dan literasi, essai, serta lomba puisi. Selain itu kami juga mengadakan bhakti sosial donor darah, dan pada malam Jumat tanggal 30 November juga ada lomba rebana untuk tingkat Kabupaten. Terakhir adalah acara pengajian akbar untuk umum yang diisi oleh Mafia Sholawat Gus Ali, juga ada penyerahan tropi dan uang pembinaan untuk pemenang lomba. Dan Alhamdulillah seluruh acara berjalan dengan baik,” ujar Muhammad Erwin.

Gus Tommy Ketua Panitia dua juga menyampaikan, “dengan adanya kegiatan Festival Al Muttaqin Kaliwungu (FAK) ini melalui peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW kami berusaha menyatukan seluruh lapisan masyarakat dari segala unsur, baik dari organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat dan yang lainnya untuk menjadi satu serta memahami perbedaan yang ada, namun tetap menjadi satu yaitu Indonesia.”

Gus tommy menambahkan bahwa kegiatan ini bukanlah akhir dari kegiatan tahunan melainkan menjadi awal dari kegiatan tahunan yang akan diselenggarakan di tahun-tahun berikutnya. “Kegiatan ini menjadi awal dari kegiatan-kegiatan yang nanti kami akan selenggarakan pada setiap tahunnya, tentunya bersama masyarakat Kaliwungu, organisasi kepemudaan dan ormas-ormas yang ada serta para kiai di Kaliwungu. Dan kami berharap dari kegiatan ini menjadi tempat para pemuda dan masyarakat Kaliwungu untuk menyalurkan karya-karya dan bakatnya dan kedepan semoga Kaliwungu menjadi besar, jaya dan maju,” harap Gus Tommy.

Selain itu Gus Tommy juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kendal untuk lebih bisa memperhatikan kegiatan-kegiatan seperti ini karena selama ini perhatiannya belum signifikan khususnya kepada Kecamatan Kaliwungu.

Sedangkan dari unsur pemerintah, Camat Kaliwungu Dwi Cahyono Suryo dalam sambutannya menyampaikan, “kami dari pemerintah sangat mengapresiasi terwujudnya kegiatan ini, karena kegiatan ini adalah kegiatan yang pertama kali dilakukan yang sebelumnya dalam memperingati Maulid Nabi dilakukan di desa masing-masing tetapi pada kali ini memperingati maulid Nabi kita adakan secara bersama-sama di Kaliwungu ini. Dan saya meminta dukungan dari masyarakat, agar di tahun depan acara ini bisa terselenggarakan lebih baik dan lebih meriah untuk kaliwungu berubah, kaliwungu lebih indah dan berkah.”

Penutupan festival ini dimeriahkan oleh hasil karya-karya pemuda Kaliwungu yaitu dari group drumblek Kresendo yang menampilkan musik-musik religi.

Red-HJ99/Heri

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY