Kasus Pembacokan di Desa Truko Murni Curas

0
63

Kendal, Harianjateng.com- Kasus Pembacokan yang terjadi di Desa Truko, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal pada hari Sabtu 17 Maret 2018 kemarin adalah murni kriminalisasi yaitu percobaan Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya saat menggelar konfrensi Pers, Minggu (18/03/2018) bertempat di Polsek Kaliwungu Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya mengatakan bahwa perkembangan penyidikan terbaru yang telah dilakukan Polres Kendal terkait hasil pemeriksaan tersangka, pada pukul 16.00 WIB tersangka melihat Korban berinisal “S” dengan suaminya, lalu berniat untuk merampas tas korban dengan cara melukai sang suami.

“Hasil Pemeriksaan terbaru bahwa pelaku ini berniat untuk merampas tas korban, dengan cara memasuki halaman rumah. Agar dengan mudah mengambil tas, pelaku melukai suami korban dengan senjata tajam jenis golok dan ini murni tindakan perampokan,” ungkap Kapolres Kendal.

Saat keributan terjadi orang tua korban saudara H. Ahmad Zaenuri (57) ingin menolong malah menjadi sasaran korban berikutnya.

“Jadi saat ada pertikaian itu, ayah korban keluar untuk membantu, namun sangat disayangkan justru menjadi korban selanjutnya oleh tersangka,” kata AKBP Adi Wijaya.

Kapolres juga menjelaskan tentang kondisi kejiwaan, tersangka dalam kondisi sehat dan baik, hal tersebut bisa diketahui saat diajukan beberapa pertanyaan mampu dijawab dengan normal.

Atas tindakan melanggar hukum yang telah dilakukan oleh tersangka yaitu Suyatno (35) asal Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal dikenai pasal 365 KUHP dengan hukuman maksimal 9 Tahun Penjara. Dan tersangka saat ini telah diamankan di Polres Kendal.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here