Mahasiswa UMP Berdayaan Kelompok Disabilitas Melalui Pembentukan Kawasan Usaha JARMI

7
118

Purworejo, Harianjateng.com- Keinginan hidup yang lebih baik sangat diharapkan bagi kelompok disabilitas kecamatan Bayan. Namun, karena kurangnya pengetahuan dan akses tentang ekonomi alternatif menjadikan kelompok disabilitas di Kecamatan Bayan seperti kelompok yang tertinggal.Bila para penyandang disabilitas ini tidak serius untuk diperhatikan, hal ini dapat menjadi suatu masalah sosial yang dapat menghambat pembangunan.

Pemberdayaan kelompok disabilitas dilakukan melalui program “Pemberdayaan Kelompok Disabilitas Melalui Pembentukan Kawasan Usaha JARMI (Jamur Tiram Media Jerami)” yang dibentuk mahasiswa UMP mendapat apresiasi yang positif dari penyandang disabilitas kecamatan Bayan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kelompok disabilitas desa Sambeng bersama kube Disabilitas “Kautaman” dengan melibatkan penyandang disabilitas yang ada di sekitar desa Sambeng kecamatan Bayan kabupaten Purworejo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mulai disosialisasikan sejak tanggal 12 April 2018 dan kegiatan pelatihan masih berlangsung hingga sekarang.

Pelatihan ini memberi pengetahuan baru mengenai cara budidaya jamur tiram media jerami yang benar dengan hasil jamur yang lebih berkualitas. Kegiatan ini diharapkan akan menjadi solusi permasalahan di sekitar lingkungan. Misalnya tentang limbah jerami. Ketika musim panen padi tiba, timbul masalah berupa limbah jerami. Limbah jerami ini biasanya ditumpuk di tengah sawah atau di pinggir pematang sawah, yang kemudian di buang atau di bakar. Melihat potensi limbah jerami yang melimpah ini, tidak ada salahnya jika kita mencoba mengaplikasikannya pada budidaya jamur tiram.

“Kami mempunyai program pemberdayaan kelompok disabilitas ini dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan/perekonomian kelompok disabilitas dengan berkembang menjadi kawasan usaha budidaya jamur tiram dan kawasan produksi olahan jamur tiram” ujar Syaiful Anam, salah satu penggerak program ini pada Sabtu (07/07/2018).

Upaya transfer teknologi berupa mengubah gergajian dengan jerami sebagai bahan utama baglog jamur tiram sangat menjanjikan sebab limbah jerami sangat melimpah di Purworejo termasuk kecamatan Bayan.

Pelatihan ini meliputi pengumpulan jerami, mencacah jerami, fermentasi jerami, pembuatan baglog (media tanam jamur), proses inokulasi atau pembibitan jamur kedalam baglog perawatan media tanam hingga panen jamur.

Red-HJ99/Hi

Tinggalkan Komentar

7 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here