Pemkab Kendal Tebar 50 Ribu Benih Ikan di Sungai Blorong

0
36

Kendal, Harianjateng.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal dengan mengajak Ansor dan Banom NU lainnya berserta dengan aktivis lingkungan dan masyarakat, menebar 50 ribu benih ikan, Selasa (16/10/2018) yang dilakukan di Sungai Kali Blorong Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kegiatan ini terlaksana berkat bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. Dan bibit ikan yang ditebarkan diantaranya seperti nila, mujahir, karper dan nilem. Penebaran ini sebagai upaya menjaga stok ikan di perairan umum.

Disampaikan oleh Kepala Seksi Produksi Perikanan DKP Kendal, Joko Suprayoga bahwa penebaran benih ikan merupakan langkah Pemkab Kendal mengatasi krisis ikan di perairaan umum. “Kegiatan ini untuk mengatasi kekrisisan ikan di sungai ataupun di kali pada umumnya akibat tingginya penangkapan. Maka drai itu, dengan penebaran benih ikan harapannya ke depan stok ikan di perairaan umum, termasuk sungai dan embung diharapkan bisa kembali bertambah,” ungkapnya.

“Seperti diketahui, ada tiga faktor besar penyebab makin langkanya ikan di perairan umum, yaitu kegiatan penangkapan yang berlebihan, degradasi lingkungan dan penggunaan alat/metode penangkapan yang tidak ramah lingkungan dan penggunaan alat tangkap tertentu, misalnya jala arad dapat menghambat proses regenerasi stok ikan karena ikan yang tertangkap diantaranya adalah benih. Meskipun penggunaan racun dan strum listrik telah dilarang, masih ada masyarakat yang nekat memakainya sehingga menurunkan daya dukung lingkungan,” tambah Joko.

Joko Suprayoga juga berharap kepada masyarakat supaya ikan yang ditebar, nantinya baru boleh ditangkap apabila telah memiliki berat lebih dari 300 gram. “Jadi apabila ada ikan yang masih kecil tertangkap oleh masyarakat tolong dilepaskan kembali hingga mencapai berat konsumsi,” harap Joko.

Disinggung mengenai rencana jumlah bibit ikan selain di Kaliwungu Selatan yang jumlahnya 50 ribu, juga akan dilepaskan di Kecamatan se-Kabupaten Kendal, Joko merinci, nila 400 ribu ekor, mujahir 375 ribu ekor dan karper 12 ribu ekor. Jadi jumlah total ikan yang akan dilepas seluruhnya sudah tersmasuk di Kaliwungu Selatan, yaitu sebanyak 787 ribu ekor.

Selain itu, Ngatno sebagai pencetus kegiatan tersebut yang juga pengurus GP Ansor Kaliwungu Selatan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian alam khusuanya di lingkungan sungai supaya nanti regenerasi ikan itu bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Ngatno menambahkan, “harapanya supaya nanti kedepan ikan – ikan tersebut bisa tumbuh dengan baik sehingga nantinya bisa memanfatkan bagi masyarakat. Dan kedepanya kita akan sosialisasi pada warga masyarakat supaya ikut menjaga ikan tersebut agar terhindar dari orang yang mencari ikan dengan obat-obatan.

Sementara itu, Arno Samudra, aktivis lingkungan asal Kaliwungu Selatan mengaku senang dengan adanya penebaran benih ikan di Sungai Darupono. Tanpa diperintahpun dirinya segera membantu membawa puluhan ribu benih menuju sungai untuk ditebar bersama komponen masyarakat lainya.
”Senang sekali adanya kegiatan ini, walaupun tebaran sekarang baru bisa kami pancing tiga bulan kedepan, kami akan membantu menjaga agar bibit ikan tidak diambil dengan cara yang tidak semestinya, seperti distrum maupun diobat,” katanya.

Arno berharap, selain penebaran benih ikan, juga meminta agar dipasang papan himbauan larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia, bahan biologis, bahan peledak dan cara yang dapat merusak kelestarian alam.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here