Bawaslu Kendal Ditertibkan Ratusan APK yang Melanggar Aturan

0
19

Kendal, Harianjateng.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal tertibkan ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang di atas pohon dan fasilitas umum lainnya, Rabu (22/11/2018). Kali ini APK yang ditertibkan di wilayah Kecamatan Gemuh karena sebagian besar dipasang di atas pohon dan fasilitas umum. APK sempat mengundang perhatian pengguna jalan saat tim menurunkan bendera parpol yang dipasang di tiang telepon.

Ketua Panwas Pemilu Kecamatan Gemuh, Zainul Faridi mengatakan pihaknya telah menurunkan 135 APK berupa bendera Partai Politik (Parpol) yang tersebar di beberapa desa di wilayahnya dan 1 baliho Caleg dengan ukuran melebihi ketentuan. “Kami sangat menyesalkan sikap Parpol yang memasang APK tidak sesuai ketentuan. Kalau tidak ditertibkan, nanti akan diikuti yang lain. Keberadaan APK yang tidak sesuai ketentuan itu akan menganggu ketertiban,” terangnya.

Selain itu, Lahuri sebagai Koordinator Divisi Pengawasan menjelaskan, pihaknya sudah memberikan himbauan kepada para pimpinan Parpol sebagai langkah pencegahan. “Sebelum penertiban, kami juga sudah sampaikan rekomendasi agar APK yang melanggar diturunkan sendiri oleh Parpol. Tapi hingga batas waktu 3 x 24 jam tidak dilakukan,” jelasnya.

Penertiban APK dilakukan tim Panwascam Gemuh bersama jajaran Panwas Pemilu Desa, Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan beserta Polsek setempat. Selain di Kecamatan Gemuh, kegiatan penertiban ini juga sedang dilakukan di Kecamatan Pageruyung dan Patean. Pelanggaran yang ditemukan di dua wilayah itu tidak sebanyak yang ditemukan di Kecamatan Gemuh.

Ketua Bawaslu Kendal, Odilia Amy Wardayani saat dimintai keterangan terkait kegiatan penertiban tersebut mengatakan, penertiban dilakukan sesuai prosedur, baik yang diatur dalam Peraturan Bawaslu, Peraturan KPU maupun turunannya.

Odilia menerangkan, penertiban APK memang bukan tugas utama pengawas. Langkah itu dilakukan setelah himbauan dan rekomendasi tidak dilaksanakan. Dalam pelaksanaannya, tim Panwas berkoordinasi dengan stakeholder terkait di tingkat kecamatan. “Setelah semua prosedur dijalankan dan rekomendasi tidak dilakukan, baru tim kami bareng stakeholder terkait eksekusi penertiban. Sampai tim kami harus naik pohon, memanjat tiang telepon, itu bentuk komitmen kami mengawal pelaksanaan tahapan kampanye yang tertib,” tuturnya.

Red -HJ99

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here