Tanoto Foundation Libatkan Pemerintah Desa untuk Tingkatkan Mutu Program Pendidikan Dasar di Kendal

0
24

Kendal, Harianjateng.com – Program PINTAR (Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran) Tanoto Foundation yang merupakan partner pemerintah Kabupaten Kendal dalam peningkatan kualitas pendidikan dasar melakukan berbagai upaya untuk mendorong percepatan mutu secara merata. Salah satu upaya percepatan kualitas tersebut, diantaranya harus dilakukan oleh seluruh komponen pendidikan mulai tingkat sekolah, desa, kecamatan sampai kabupaten.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator PINTAR Tanoto Foundation Provinsi Jawa Tengah, Dr Nurkolis, M.M., dalam acara Rapat Perencanaan Kabupaten di SMP Negeri 2 Kendal, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018).

Dr Nurkolis juga mengatakan, “berkaitan dengan percepatan pemerataan kualitas, khususnya dalam hal pembelajaran, manajemen sekolah, maupun budaya baca, PINTAR mencoba menyambungkan semua komponen pendidikan untuk ikut memikirkan dan berkontribusi. Oleh karena itu, hari ini kami memfasilitasi semua komponen untuk hadir dan mensinkronkan program yang dapat saling menguatkan, sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan”.

Lanjut Nurkolis, program PINTAR Tanoto Foundation telah melakukan pengambilan data di beberapa sekolah mitra pada bulan Agustus-Oktober 2018. Data tersebut telah diolah dan didapatkan beberapa simpul-simpul masalah yang dapat di selesaikan secara utuh. Masalah utama di sekolah bukan secara fisik namun terkait dengan konten-konten non fisik. Hal tersebut sesuai dengan program dari PINTAR dimana telah disediakan berbagai paket pelatihan untuk peningkatan kualitas.

“Kami melihat masih banyak peluang untuk dikembangkan dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Misalnya untuk mengembangkan budaya baca sekolah, PINTAR memiliki cara dan dana untuk mengembangkannya, sekolah memiliki sumber daya untuk mengembangkan, desa juga memiliki sumber daya dan pembiayaan, Dinas Pendidikan juga memiliki biaya untuk pengembangan. Bila semua disinkronkan, maka budaya baca bisa dikembangkan dan akan lebih cepat terelaisasi dari berbagai pihak,” jelas Nurkolis.

Sediakan 100 juta untuk penyebarluasan
Rapat koordinasi tingkat kabupaten yang difasilitasi oleh Program PINTAR Tanoto Foundation mengundang 40 orang dari unsur Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten, Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dewan Pendidikan, Pendamping Desa Kementerian Desa, Kepala Desa perwakilan mitra, Kepala Sekolah/madrasah, dan fasilitator daerah mitra PINTAR.

“Dalam mendukung sinkronisasi dan penyebarluasan program, program PINTAR Tanoto Foundation di tahun 2019 juga akan memfasilitasi dana sebesar Rp. 100 juta. Dana tersebut bersifat sharing, sehingga bagi pihak yang tertarik untuk mendiseminasikan konten-konten serta program PINTAR harus menyediakan dana pendamping,” terang Koordinator PINTAR Tanoto Foundation Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Selain itu, Spesialis Pemerintahan dan Kerjasama PINTAR Yenny Efisari yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong APBD sebagai partner sharing. “Kita akan mendorong yang utama adalah dari APBD sebagai partner sharing, namun kami juga sangat terbuka bila ada pihak lain misal dari sekolah, KKG, MGMP, ataupun dari lembaga pendidikan di bawah Maarif maupun Muhammadiyah bila tertarik untuk memanfaatkannya,” tuturnya.

Yenny menambahkan, dana pendamping ini akan diberikan kepada sekolah atau madarasah selain mitra. Tujuannya adalah untuk mempercepat pengimbasan program di tempat lain. Hal ini perlu dilakukan agar pada tahun pertama kerjasama, pihak-pihak yang tertarik untuk melakukan praktik yang baik dari sekolah mitra bisa segera mengadaptasi pola keberhasilan baik dalam Manajemen, budaya baca maupun pembelajaran.

“Tujuan utama kegiatan pagi ini adalah melakukan inisiasi kerangka penyelarasan program PINTAR ke dalam rencana kerja Institusi TA 2019/2020. Selain itu juga memberikan gambaran proses dan anggaran untuk diseminasi yang didanai oleh Pemerintah Kabupaten/Dinas Pendidikan/Gugus/Sekolah. Harapannya kita bersinergi dan bersama-sama untuk melakukan percepatan peningkatan pendidikan dasar di Kabupaten Kendal,” jelas Yenny.

Red-HJ99/Heri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here