Bupati Kendal Serahkan Surat Penetapan dan Pemberhentian Kepala Desa

0
26

Kendal, Harianjateng.com- Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, M.Si., menyerahkan surat Keputusan Tentang Pengesahan Pemberhentian Kepala Desa (Kades) dan Penunjukan Penjabat Kepala Desa Kabupaten Kendal Tahun 2019, Senin (2/12/2019) bertempat di Gedung PUPR Kendal, Jawa Tengah.

Turut hadir dalam kegitan tersebut, Wakil Bupati Kendal, Drs. H. Masrur Masykur, Sekda Kendal, H. Moh Toha, S.T., M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Winarno, S.E., M.M., Forkopimda, dan diikuti oleh 72 Kades purna dan para Pj Kades, serta ketua BPD dari masing-masing desa.

Dalam laporannya Asisten Pemerintahan dan Kesrah,  Winarno  menyampaikan bahwa pada bulan Desember 2019 di Kabupaten Kendal terdapat 74 (tujuh puluh empat) Kepala Desa yang diberhentikan dan/atau berakhir masa jabatannya, diantaranya meninggal dunia 1 orang, diberhentikan 1 orang dan berakhir masa jabatanya sebanyak 72 orang.

“Pengesahan pemberhentian 72 (tujuh puluh) orang kepala desa yang berakhir masa jabatannya pada bulan Desember 2019 ditetapkan dengan Keputusan Bupati Kendal Nomor : 141/417/2019 tanggal 31 Oktober 2019 tentang Pengesahan Pemberhentian Kepala Desa di Kabupaten Kendal karena merakhir masa jabatannya,” ujarnya.

Winarno mengungkapkan, untuk jadwal pelaksanaan Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2020 yang akan diikuti oleh 199 desa pada 19 kecamatan telah ditetapkan melalui Keputusan Bupati Kendal Nomor: 141/100/2019 tanggal 26 Februari 2019 tentang Penetapan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Kendal Tahun 2020 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Bupati Kendal Nomor : 141/382/2019 tanggal 23 September 2019 tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Kendal Nomor : 141/100/2019 tanggal 26 Februari 2019 tentang Penetapan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Kendal Tahun 2020.

“Berdasarkan Keputusan Bupati yang dimaksud, tahapan pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2020 dalam hal tidak terjadi perpanjangan waktu pendaftaran atau 1 April 2020 dalam hal terjadi perpanjangan waktu pendaftaran,” tutur Winarno.

Ia juga menjelaskan, penunjukan Penjabat Kepala Desa Berdasarkan Ketentuan Pasal 40 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2018, dalam hal terjadi kekosongan jabatan kepala desa dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa serentak Bupati menunjuk Penjabat Kepala Desa yang berasal dari unsur PNS Pemerintah Kabupaten, minimal Golongan Ila, kecuali tenaga kesehatan dan pendidikan.

“Untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa di 72 (tujuh puluh) desa, Bupati telah menunjuk Penjabat Kepala Desa yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati Kendal Nomor : 141/435/2019 tanggal 25 November 2019 tentang Penunjukan Penjabat Kepala Desa di Kabupaten Kendal,” terang Winarno.

Sementara itu Bupati Kendal dalam sambutannya menyampaikan, “pada kesempatan perpisahan yang sementara ini, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kendal maupun pribadi, saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pakde-Pakde, Ibu-Ibu semua Kepala Desa yang pada tahun ini puma tugas matur suwun yang sedalam-dalamnya atas jasa, pengabdian, dedikasi dan kinerjanya yang telah dilaksanakan selama ini”.

“Dalam 2 (dua) tahun terakhir Kabupaten Kendal ini bergerak lebih maju, berkat pemerintahan Desa yang luar biasa, bersama panglima-panglima panjenengan semua, sekarang Desa di kendal lebih maju dan tidak ada lagi Desa tertinggal. ltu semua berkat komitmen dari kawan-kawan Kepala Desa semua. Pada saat saya baru menjadi Bupati Tahun 2016, Kendal hanya memiliki 17 Bumdes dari 266 desa. Kemudian di Tahun 2018 kita sudah memiliki 160 Bumdes di Kabupaten Kendal. ltu karena perjuangan dan kerja keras panjenengan semua Desa, yang selalu berkomitmen dalam memberikan kontribusi yang luar biasa.,” tutur Bupati Mirna.

Bupati berpesan kepada para kepala desa yang sudah purna dan para Penjabat Kepala Desa  untuk tetap menjaga kekompakannya dan terus bersinergitas, terutama dalam hal berkomunikasi dengan baik untuk membangun Kabupaten Kendal ke depan.

Red-HJ99/KM

Tinggalkan Komentar

loading...