Curah Hujan Tinggi, Sekda Kendal Minta Warga Harus Waspada Bencana Alam

0
5

Kendal, Harianjateng.com- Kondisi curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Kendal akan dapat mengakibatkan terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, sehingga hal itu harus diwaspadai bersama.

Hal itulah yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, H. Moh Toha, S.T., M.Si, Selasa (19/01/2020) di Ruang Kerja Sekda Kabupaten Kendal.

Sekda Moh Toha juga mengatakan, memasuki awal tahun 2021 sudah mulai terlihat seringnya terjadi hujan yang merata di wilayah Kabupaten Kendal. Hal tersebut menandakan bahwa saat ini telah memasuki musim penghujan, dan terlihat hujan yang mengguyur di wilayah Kabupaten Kendal nampak ekstrim yang ditandai dengan lamanya waktu saat hujan disertai angin.

“Mengingat kondisi seperti ini, dikhawatirkan dapat mengakibatkan terjadinya banjir akibat dari luapan air sungai yang berada di wilayah Kabupaten Kendal, dan tanah longsor akibat derasnya air hujan yang mengguyur di wilayah Kendal,” ujarnya.

Sekda Kendal H. Moh Toha, S.T., M.Si mengimbau kepada masyakarat Kendal agar tetap selalu waspada dengan ancaman bencana alam di lingkungannya masing-masing,  karena musim penghujan tahun ini cukup ekstrim.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Kendal untuk selalu waspada, karena sudah memasuki musim penghujan, dimana musim hujan tahun ini terlihat ekstrim yang dapat menimbulkan bahaya banjir, tanah lonsor dan lain sebagainya, sehingga kami dari Pemerintah Kabupaten Kendal meminta kepada segenap lapisan masyarakat untuk selalu siap siaga dan waspada, khsusnya kepada masyarakat  yang berada di pinggiran sungai besar, seperti Kaliblorong, Sungai Kendal, Sungkai Kalibobri dan lain sebagainya. Selain itu, juga kepada warga yang berada di dataran tinggi untuk waspada bahaya tanah longsor,” tutur Sekda Kendal Moh Toha.

Red-HJ99/KM

Tinggalkan Komentar