Bupati dan Wakil Bupati Kendal Ikut Panen Padi di Desa Tanjunganom

0
11

Kendal, Harianjateng.com – Bupati Kendal Dico M. Ganinduto, B. Sc dan Wakil Bupati Kendal H. Windu Suko Basuki, S.H, melakukan panen raya padi di Desa Tanjunganom Kecamatan Rowosari, Selasa (30/3/2021).

 

Selain melakukan panen padi bersama dengan para petani, Bupati juga menyempatkan waktu dengan melakukan komunikasi dua arah kepada para petani terkait keluhan atau persoalan yang dihadapi oleh para petani.

Rata-rata para petani menanyai tentang penggunaan kartu tani, ketersediaan pupuk dan permasalahan pengairan ( irigasi ). menyikapi hal itu Dico M. Ganinduto memberikan penjelasan terkait permasalahan pengairan akan segera dilakukan perbaikan irigasi.

“Untuk irigasi memang sudah ada pelaporan dan saya juga sudah komunikas dengan dinas terkait termasuk membentuk tim satgas agar dapat melakukan percepatan dalam perbaikan irigasi,” ujar Dico M. Ganinduto.

Dico juga menjelaskan jika hasil padi di Kendal terbilang memiliki kualitas yang baik, bahkan tidak kalah dengan kualitas dari daerah sekitar. Sementara untuk menjaga gabah hasil dari petani Kendal tidak keluar dearah, pemerintah dearah telah melakukan komunikasi dengan Bulog agar penyerapan dapat dilakukan secara maksimal.

“Supaya hasil panen kita tidak keluar daerah, kita juga selalu melakukan komunikasi dengan Bulog terkait penyerapan, terlebih sekarang juga Bulog sedang melakukan pembuatan Modern Rice Milling dan itu tentunya bisa menyerap gabah lebih baik,” terang Bupati Dico.

Sedangkan untuk hasil panen raya Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Ir. Tjipto Wahjono,MM mengatakan panen padi tahun 2020 seluas 40.653 Ha dengan produksi 247.999 Ton meningkat 4,69% dibanding tahun 2019.

Terkait harga gabah dikatan oleh Tjipto Wahjono saat ini sudah mulai mengalami kenaikan dan dengan adanya pembangunan Modern Rice Milling dapat membuat kestabilan harga. “ Modern Rice Milling yang akan segera beroperasi nanti pada tahun ini, setidaknya memberikan kestabilan harga bagi para petani Kendal,” jelas Tjipto Wahjono.

Kedepan Pemerintah Dearah akan melakukan peningkatan kualitas bagi para petani untuk dapat meningkatkan sumber daya manusia, sehingga dapat menjaga kualitas hasil pertanian. Untuk masalah kuota pupuk, Bupati akan melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dan meminta pihak Dinas melakukan pendataan terbaru jumlah petani di yang ada di Kendal.

Red-HJ99/KM

Tinggalkan Komentar