Anggota DPD RI Abdul Kholik Gelar Lomba Materi Khutbah Jumat Demi Kemaslahatan Umat

0
146

Jakarta, Harianjateng.com- Khutbah memiliki kedudukan sangat penting dalam rangkaian ibadah sholat Jumat sekaligus merupakan sarana untuk memberikan pemahaman ajaran-ajaran dan membangun kesadaran untuk mengamalkannya dalam pelbagai kehidupan kemasyarakatan.

 

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPD RI Dapil Jateng, Dr. Abdul Kholik, S.H., M.Si., saat ditemui oleh awak media terkait dengan niatnya menyelenggarakan lomba Penulisan Khutbah Jumat demi kemaslahatan umat dan masyarakat, Kamis (2/12/2021) melalui via telpon.

“Selain itu juga dapat dijadikan sebagai media untuk membahas dan memberikan solusi bagi problem kemasyarakatan yang aktual sejalan dengan ajaran agama. Dengan demikian sangat strategis untuk transformasi perilaku/ahlak setiap insan/jamaah/warga dalam menyikapi perubahan dan kebutuhan zaman, baik dalam perpektif hubungan dengan Allah (hablumminallah) dan hubungan kemasyarakatan (habluminannas),” tambah Abdul Kholik.

Menurut Abdul Kholik, berdasarkan hasil pemetaan permasalahan yang dihimpun dari hasil kunjungan dan dialog kemasyarakatan, ditemukan permsalahan dominan di Jawa Tengah, diantaranya pertama tingginya kasus laka lantas di Jateng mencapai kurang lebih 22 ribu kasus dengan korban jiwa mencapai 12 ribuan per tahun (data Tahun 2020) , yang menunjukkan betapa berbahayanya jalan raya bagi warga dan setiap saat bisa jatuh korban jiwa akibat laka lantas.

Kedua adalah sampah,  terutama sampah plastik semakin menjadi permasalahan kehidupan karena menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengancam kelangsungan kehidupan. Laut, sungai, dan lingkungan sekitar semakin dipenuhi sampah plastik dan limbah berbahaya yang membutuhkan kesadaran dan perilaku agar dapat mengelola sampah sehingga tidak mencemari dan merusak lingkungan.

“Ketiga, adalah sektor pertanian merupakan penyangga untuk menjamin ketersediaan pangan bagi umat manusia. Sektor ini terus terpinggirkan, pun demikian dengan sumber daya manusia petani yang semakin terbatas dan ancaman deregenerasi akibat rendahnya minat generasi muda untuk menjadi petani. Model bertani juga semakin mengancam kelestarian lingkungan akibat penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang membahayakan kesehatan umat manusia,” ungkap Anggota DPD RI Dapil Jateng itu.

Lanjut Abdul Kholik, maka sebagai bentuk pertanggungjawaban konstituensi dan upaya menjawab permasalahan yang dihadapai masyarakat, dirinya bekerjasama dengan berbagai pihak mengundang para khatib, alim ulama, akademisi, dan komponen masyarakat lainya untuk ikut memberikan sumbangsih berupa penyusunan naskah khutbah untuk menjawab permasalahan tersebut.

“Diharapkan dengan menjadi materi khutbah dapat menanamkan nilai-nilai ajajaran agama dalam membentuk ahlakulkarimah yang terkait dengan tema tersebut, dan sekaligus upaya menjawab permasalahan dan solusinya. Pada gilirannya dapat menjadi perilaku kolektif pelaksanaan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari mampu memberikan kontribusi bagi kemaslahatan masyarkat,” ungkap Abdul Kholik.

Adapun materi dan tema yang dilombakan, Abdul Kholik menjelaskan ada 3 kategori, yaitu pertama adalah Ahlak Berlalu Lintas dan Perlindungan Keselamatan Masyarakat, yang berisi tentang bagaimana perilaku di jalan raya yang sejalan dengan nilai-nilai Keislaman, langkah-langkah membangun kesadaran perilaku tertib dan selamat berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab dalam melindungi masyarakat dari ancaman kecelakaan di jalan raya.

Kedua adalah Penanganan Sampah Untuk Kelestarian Lingkungan, yang berisi tentang bagaiamana ajaran agama Islam dalam menjaga kebersihan dan kesadaran mengelola sampah agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, upaya membangun perilaku menjaga kebersihan lingkungan dan, menangani sampah untuk kemaslahatan dalam hal ini pemanfaatan sampah atau pengembangan bank sampah.

Ketiga adalah Mengembangkan Pertanian Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan Masyarakat, yang berisi tentang bagaimana Islam memandang sektor pertanian dan profesi petani sebagai pondasi ketahanan masyarakat, memuliakan profesi petani dan pengembangan model pertanian atau bertani yang ramah lingkungan, dan produk pertanian yang sehat bagi manusia,” jelas Anggota DPD RI Dapil Jateng, Dr. Abdul Kholik.

Sedangkan untuk ketentuan lomba, yaitu lomba terbuka untuk umum dengan memilih salah satu tema, naskah yang masuk menjadi hak panitia penyelenggara, pengumuman pemenang 28 Februari 2022, kutusan Dewan Juri tidak bisa diganggu gugat, batas akhir pengiriman naskah 18 Februari 2022, dan naskah yang menjadi pemenang dan terpilih akan dibukukan.

Selanjutnya untuk ketentuan penulisan, yaitu tulisan diketik rapi dengan font Arial, ukuran font 11, ukuran kertas A4, maksimal 2 lembar, tulisan arab menggunakan font Traditional Arabic, ukuran font 16, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik, tulisan merupakan karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan, melampirkan data diri seperti nama lengkap, alamat, nomor telephon/WA, Pekerjaan, dan tulisan dengan format word, dikirim via email ke: abdulkholik.dpdri@gmail.com, atau melalui telpon (WA) 085641118581 dengan saudara Ali Muhson.

Adapun untuk hadiah lomba, bagi juara I mendapatkan uang tunai Rp 5.000.000 beserta piagam Piagam Penghargaan, juara II mendapatkan uang tunai Rp 3.000.000 beserta Piagam Penghargaan, juara III mendapatkan uang tunai Rp 2.000.000 beserta piagam penghargaan, dan 20 naskah terpilih masing-masing mendapat Rp 1.000.000 beserta piagam penghargaan.

Red-HJ99/HR