Prof. Agus Surono : UU TPSK Berikan Sanksi Lebih Keras Dibandingkan Sanksi Pidana pada Umumnya

0
136

Semarang, Harianjateng.com- Prof, Dr. Agus Surono, S.H., M.H sampaikan apresiasinya terkait pengesahan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPSK) menjadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna pada bulan lalu.

 

Menurut Pakar Hukum Pidana Prof. Agus Surono, walau UU TPKS ini sudah dijadikan acuan, namun harus tetap memperhatikan Undang-Undang lainnya yang sebelumnya sudah ada.

“Dalam prakteknya penegak hukum terkait dengan UU TPKS ini harus memperhatikan dan dapat menyinkronkan dengan UU lainnya, seperti KUHP, UU Perlindungan Anak, UU KDRT, dan UU Pornografi,” tutur Prof. Agus Surono, Guru Besar Ilmu Hukum di Universitas Pancasila, saat ditemui rekan media di Semarang, Kamis (05/05/2022) di Rumah Makan Tenong Semarang, Jawa Tengah.

Prof. Agus juga menjelaskan, untuk efektivitas sanksi pada UU ini, yang mana dalam konsep hukum pidana, terutama pada pemidanaan sudah ada ketentuan dalam Pasal 10 KUHP, yang terbagi dalam pidana pokok dan pidana tambahan.

Lebih lanjut Pakar Hukum Pindana ini mengungkapkan, bahwa yang baru pada UU TPKS, yaitu terkait dengan pidana tambahan dengan mempertegas lagi sanksi yang lebih keras dibandingkan dengan sanksi pidana pada umumnya.

“Pada UU TPKS lebih mempertegas lagi, terutama terkait pidana tambahan soal tambahan sanksi yang lebih keras lagi dibandingkan dengan sanksi-sanksi pidana pada umumnya,” tutur Prof. Agus Surono.

Red-HJ99/KM