DPD Rifa’iyah Kendal Gelar Haul KH. Ahmad Rifa’i Tahun 2022

0
166

Kendal, Harianjateng.com- DPD Rifa’iyah Kendal menggelar Haul KH. Rifa’i Tahun 2022 yang di Laksanakan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal, Senin (6/11/2022).

 

 

Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, Ketua Umum Pimpinan Pusat Rifa’iyah, Dr. KH. Dr. Mukhlisin Muzarie, M.Ag, Wakil Bupati Kendal, H Windu Suko Basuki, para pimpinan OPD Kendal, dan diikuti ribuan jamaah Rifa’iyah dan masyarakat umum lainnya.

 

Dalam laporannya, ketua panitia, Parno menjelaskan, DPD Rifa’iyah Kendal menggelar Haul KH. Ahmad Rifa’i tahun 2022 yang merupakan pahlawan asli Kendal.

 

“Syukur alhamdulillah pada hari ini kami melaksanakan Haul KH. Rifa’i adalah Pahlawan Nasional asli Kabupaten Kendal. Acara ini dihadiri sejumlah pimpinan daerah, seperti Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati dan Wakil Bupati Kendal, dan Para Kepala OPD Kendal, serta diikuti oleh 7000 orang yang melebihi target yang diharapkan,” terang Parno.

 

Parno juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang sudah berpartisipasi ikut hadir dan berkontribusi dalam kegiatan ini, baik jamaah dari Temanggung, Wonosobo, dan Semarang, dan terutama kepada jamaah dari Kabupaten Kendal.

 

Parno mengungkapkan, bahwa kepengurusan Rifa’iyah ini sudah ada di 20 kecamatan dan ranting desa Kabupaten Kendal.

 

Ketua panitia acara ini juga menjelaskan sejarah tentang KH. Ahmad Rifa’i. Beliau dilahirkan di Tempuran pada tahun 1785 Kabupaten Kendal yang mana semasa hidupnya gigih dalam melawan penjajahan Belada.

 

“Karena ajarannya yang dianggap mengancam eksistensi Belanda, akhirnya Kiai Rifa’i diasingkan ke Ambon oleh pemerintah kolonial Belanda. Setelah itu, beliau dipindahkan ke tahanan Kampung Jawa di Tondano Kabupaten Minahasa, Manado Sulawesi Utara, sampai wafat dan dimakamkan di sana pada tahun 1869,” terang Parno.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Kendal mengatakan, bahwa haul merupakan tradisi untuk terus dilestarikan, sebagai penghargaan kepada para tokoh agama atau alim ulama yang telah meninggal dunia, seperti KH. Ahmad Rifa’i sebagai Pahlawan Nasional Asli Kendal, dimana semasa beliau telah berjuang guna syiar agama Islam, sehingga tentunya semua patut untuk mendoakannya.

 

Bupati Dico M Ganinduto mengungkapkan, atas jasa-jasa dan pengorbanannya, pada tahun 2004 Pemerintah menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Ahmad Rifa’i dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuangannya.

 

“Mari kita sosialisasikan kepada masyarakat Kendal tentang Pahlawan Nasional asal Kendal KH. Ahmad Rifa’i ini, agar dapat menambah semangat perjuangan para generasi muda Kendal,” ajak Bupati Kendal

 

Pihaknya juga meminta agar masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Kendal dapat kenali para pendahulu bangsa dan harus mencontoh para pahlawan Kendal untuk bisa diteladani, dengan memberikan penghormatan dan penghargaan bagi para pejuang.

 

Sedangkan, Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH. Taj Yasin Maimoen mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat menyambut baik dengan adanya organisasi Rifa’iyah yang bergerak di Bidang Keagamaan, khususnya adalah Thoriqoh yang ditunjukkan bersinergi dengan guru, sebagai ajaran ahlusunah waljamaah.

 

“Senang kegiatan ini bisa terus terlaksana, karena ini menunjukan kebersamaan dan sinergitas antara umaro dan ulama rukun,” ujar Wagub Jateng.

Red-HJ99/Aya