Pandu Rapriat Tinjau Pembangunan Embung Air di Desa Kalibareng

0
26

Kendal, Harianjateng.com- Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat melakukan silaturrahim ke rumah Bapak Subari yang beralamat di Desa Kalibareng, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Selasa (22/11/2022).

 

Diketahui Subari merupakan seorang petani yang sebagian sawahnya direlakan untuk dihibahkan dibangun embung air di wilayah Desa Kalibareng.

 

Dalam kesempatan itu, selain bersilaturrahim, Pandu Rapriat juga meninjau pembangunan embung air Berjalan dengan lancar.

Pandu Rapriat menyampaikan, kegiatan hari ini untuk memastikan pembangunan embung berjalan dengan lancar dan sekaligus bersilaturrahim dengan pemilik lahan sawah, yaitu dengan Bapak Subari.

 

“Pembangunan embung air di Desa Kalibareng saat ini sudah mencapai 40%, hal itu karena terkendala kondisi hujan, yang mana mengakibatkan tanah yang sudah dikeduk kembali longsor,” terang Pandu.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal juga berharap, pembangunan dapat berjalan lancar, dan dapat selesai tepat waktu, yaitu di akhir Desember 2022, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat petani di Desa Kalibareng.

 

Sedangkan, Subari Warga RT. 01 RW. 01 Desa Kalibareng menyampaikan, menyambut hangat kedatangan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal beserta rombongan.

 

Subari menjelaskan, bahwa lahan yang digunakan untuk dibangun embung air luasnya ada sekitar 1800 meter. Hibah sawah untuk pembagunan embung ini demi kelancaran panen para petani, mengingat pada musim kemarau banyak petani gagal panen akibat kekurangan air.

 

“Saya melihat kebutuhan petani di sekitaran sawah, dan khusus di sawah saya malah kelebihan air. Namun pada musim kemarau semua petani kekurangan air, sehingga saya berinisiatif menyampaikan kepada kepemerintah kalau ada program pembangunan embung saya akan menghibahkan sawah untuk bisa dibuat embung, agar petani tidak lagi kekurangan air,” jelas Subari

 

Lanjut Subari mengatakan, kemudian ada tindaklanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pelaksanaannya didukung oleh Pemerintah Kabupaten Kendal beserta jajaranya.

 

“Harapanya dengan adanya embung air dapat bermanfaat yaitu bisa mengaliri sawah petani disetiap musim, dan para petani bisa menghasilkan panen yang maksimal agar meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” harap Subari.

Red-HJ99/Aya