Pra Konferensi PCNU Kendal, Rekomendasikan Kebijakan Pendidikan 

0
74

Kendal, Harianjateng.com- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kendal mengelar Pra Konferensi PCNU Kendal, Minggu (27/11/2022) di Pondok Pesantren An Nur Kersan Tegorejo Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

 

Dalam sidang komisi rekomendasi Pra Konferensi tersebut telah disampaikan masukkan untuk Pemerintah Kabupaten Kendal terkait kebijakan pendidikan yang berlaku saat ini.

 

Disampaikan oleh peserta sidang asal MWC NU Singorojo, Mahroji bahwa banyaknya satuan pendidikan NU yang semakin lesu akibat kebijakan rekrutmen Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dianggap kurang berpihak bagi sekolah/madrasah swasta terutama di lingkungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU.

 

“Adanya kebijakan zonasi dengan prosentase lebih besar di sekolah atau madrasah negeri memang akan dampaknya bagi daerah yang banyak satuan pendidikan yang saling berdekatan,” kata Mahroji.

 

Mahroji juga merekomendasikan agar Dinas Pendidikan serta Kementerian Agama Kabupaten Kendal lebih bijak dalam menerbitkan izin operasional bagi sekolah/madrasah baru.

 

“Rekomendasi ini bertujuan agar sebaran satuan pendidikan dalam setiap jenjang bisa lebih merata terutama di setiap wilayah kecamatan,” tambah Mahroji.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa terkait distribusi penugasan bagi guru yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang mengakibatkan kekosongan pendidik di satuan pendidikan di lingkungan NU juga menjadi permasalahan yang harus segera diselesaikan.

 

Sedangkan, peserta sidang asal MWC NU Patebon, Muh. Mahyum menyampaikan terkait dengan bantuan insentif dari Pemkab Kendal bagi guru honorer non sertifikasi dan tenaga kependidikan yang sebelumnya pernah ada, namun sekarang belum belum ada lagi.

 

“Rekomendasi dari kami, terkait bantuan kesejahteraan untuk pendidik dari Pemkab Kendal untuk bisa diberikan kembali, seperti yang sekarang dicairkan pada ustadz dan ustadzah di Madrasah Diniyah dan Taman Pendidikan Alquran,” kata Mahyum.

 

Mahyum juga menyampaikan terkait soal usia santri Taman Pendidikan Alquran yang nantinya akan melanjutkan ke Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula. Ia memberikan masukkan agar ada penataan, terutama oleh pihak-pihak terkait termasuk Kementerian Agama.

 

Pada acara itu, semua peserta dari perwakilan MWC NU mengharapkan kepada Ketua PCNU Kendal terpilih nantinya bisa menindaklanjuti dengan mengadakan audiensi untuk mengkomunikasikan bersama Pemerintah Kabupaten Kendal, agar berbagai usulan dalam sidang terkait pendidikan baik formal maupun non formal memiliki dampak positif bagi tumbuh dan berkembangnya pendidikan di Kendal.

 

Dalam Pra Konferensi tersebut, juga membahas program kerja, keorganisasian, dan bahtsul masa’il.

 

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Ketua PCNU Kendal, KH. Danial Royyan diikuti perwakilan 20 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Kendal, dan Lembaga NU serta badan otonom NU.

 

Perlu diketahui bahwa Konferensi PC NU Kabupaten Kendal akan dilaksanakan pada 24 Desember 2022.

 

Red-HJ99/Aya